baznas ksmi - ilustrasi berita BAZNAS KSMI Jalin Kerja Sama untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pemberdayaan Mustahik…BAZNAS KSMI sepakat mengembangkan pembinaan generasi muda dan pemberdayaan mustahik melalui sepak bola mini; nota kesepahaman ditandatangani di Jakarta.

BAZNAS KSMI resmi menjalin kerja sama untuk mengembangkan program pembinaan generasi muda dan pemberdayaan mustahik melalui olahraga sepak bola mini. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani di Gedung BAZNAS, Matraman, Jakarta pada Rabu, 17 Juni 2026, sebagai upaya kolaboratif antara dua lembaga yang memiliki tujuan berbeda namun saling melengkapi.

baznas ksmi - ilustrasi berita BAZNAS KSMI Jalin Kerja Sama untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pemberdayaan Mustahik…

Penandatanganan dilakukan oleh Ketua BAZNAS, Sodik Mudjahid, dan Ketua Umum Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI), Yan Mulia Abidin. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menetapkan kerangka kerja sama yang memadukan kegiatan olahraga dengan program pembinaan sosial yang menyasar anak-anak dan remaja serta kelompok mustahik.

BAZNAS KSMI tandatangani nota kesepahaman

Acara penandatanganan nota kesepahaman berlangsung di kantor pusat BAZNAS dan menandai dimulainya kerja sama formal antara kedua institusi. Kesepakatan ini menjadi dasar bagi pelaksanaan program bersama yang dirancang untuk mengintegrasikan aktivitas olahraga sepak bola mini dengan upaya pembinaan sosial. Meski nota berisi garis besar kerja sama, inti yang diusung adalah sinergi peran antara pengelola dana sosial dengan organisasi olahraga untuk mencapai tujuan pembinaan dan pemberdayaan.

Ruang lingkup kerja sama

Dalam nota kesepahaman disebutkan bahwa ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan sosialisasi, edukasi, literasi, serta pengumpulan sumber daya yang mendukung pelaksanaan program. Ruang lingkup ini dirancang untuk memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan yang bersifat edukatif dan pemberdayaan, yang dapat berjalan seiring dengan aktivitas sepak bola mini. Bentuk dan mekanisme teknis pelaksanaan dijanjikan akan dirumuskan lebih rinci dalam tahap berikutnya antara kedua pihak.

Harapan terhadap program

Kerja sama ini diharapkan membuka peluang baru bagi pengembangan kapasitas generasi muda melalui kegiatan olahraga yang terstruktur. Dengan menggabungkan aspek pembinaan fisik dan sosial, program ini juga dimaksudkan untuk memberikan ruang pembelajaran dan pengembangan keterampilan nonformal bagi peserta. Di sisi lain, inisiatif ini berupaya menempatkan pendekatan pemberdayaan bagi mustahik dalam konteks yang lebih luas, dimana olahraga menjadi salah satu wadah untuk mengakses program pembinaan.

Langkah pelaksanaan dan tindak lanjut

Para pihak menyepakati perlunya perencanaan bersama untuk menentukan langkah teknis, jadwal kegiatan, serta indikator keberhasilan program. Nota kesepahaman menjadi kerangka acuan awal yang memberi ruang bagi pembentukan rencana kerja terperinci dan mekanisme koordinasi antarunit. Tahapan berikutnya akan melibatkan penyusunan program-program sosialisasi, kegiatan edukatif, dan kegiatan literasi yang sejalan dengan tujuan nota, serta pengaturan pengumpulan sumber daya yang diperlukan untuk mendukung keberlangsungan inisiatif.

Selain aspek program, nota ini juga membuka kesempatan bagi kedua pihak untuk memperkuat jaringan kerja dengan pemangku kepentingan terkait, baik di tingkat daerah maupun nasional, sesuai kebutuhan pelaksanaan di lapangan. Pengelolaan kerja sama di masa depan akan bergantung pada evaluasi bersama serta kemampuan adaptasi program agar selaras dengan kondisi dan kebutuhan peserta sasaran.

Penandatanganan MoU antara BAZNAS dan KSMI menunjukkan langkah nyata kolaborasi lintas sektor yang memadukan aspek sosial dan olahraga. Dengan landasan nota kesepahaman tersebut, kedua lembaga memiliki pijakan untuk melanjutkan koordinasi teknis dan operasional demi tercapainya tujuan pembinaan generasi muda serta pemberdayaan mustahik melalui sepak bola mini.