OneGrowth 2026 menjadi sorotan pada konferensi mitra global yang digelar China Telecom di Shanghai pada 25 Juni 2026. Dalam acara bertema “OneGrowth 2026: Shared AI Token Era Ahead”, perusahaan meluncurkan upgrade inisiatif global yang menekankan peran AI Token sebagai pengikat bagi jaringan komputasi dan ekosistem layanan AI internasional. Konferensi ini menghadirkan operator telekomunikasi global, mitra ekosistem, dan klien besar dari dalam dan luar negeri. Selain peluncuran OneGrowth yang ditingkatkan, acara juga meresmikan AI Token Global Service Ecosystem Alliance sebagai wadah kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Peluncuran OneGrowth 2026 yang Ditingkatkan Pada sesi utama, China Telecom Global (CTG) mengumumkan upgrade inisiatif OneGrowth 2026 yang berfokus pada tiga dimensi inti: kapabilitas, aplikasi, dan kerja sama. Upgrade ini menggunakan sistem pemberdayaan AI Token untuk mempercepat standardisasi, komersialisasi, dan promosi global kemampuan-kemampuan inti AI. CTG memaparkan bahwa melalui pembinaan berkelanjutan perusahaan telah membangun sistem operasi internasional AI Token yang menjadi fondasi perluasan pasar global dan pendalaman kerja sama ekosistem. Peluncuran XINGCHEN TokenHub sebagai platform layanan Token terpadu satu atap dan kehadiran TeleAgent—agen super cerdas yang memudahkan akses ke model-model besar global—menjadi bagian dari strategi ini. Perkembangan Infrastruktur dan Kapabilitas China Telecom meninjau capaian setahun terakhir sebagai bagian dari OneGrowth. Jaringan daya komputasi global semakin lancar, tata letak global AIDC “2+5+X” dipercepat, dan ALC submarine cable berhasil mendarat di Hong Kong. Jumlah kabel laut dan kabel terestrial internasional meningkat menjadi 185 dengan kapasitas melebihi 304T. Di sisi platform, layanan platform Vision Network “OmanEye” memulai uji komersial, International Seelink Vision Network Platform sudah beroperasi, dan platform trafik global telah melayani jutaan pelanggan. Empat produk kuantum ringan, termasuk eSurfing Quantum Secret, dilaporkan lebih dahulu hadir di kawasan Asia-Pasifik. Empat Sektor AI dan Penguatan Ekosistem Token China Telecom merinci empat sektor bisnis AI yang menjadi fokus pengembangan Token: AI+ New Connectivity, AI+ Vision Network, AI+ IoT, dan AI+ Digital Life. Masing-masing sektor membuka skema kerja sama berbeda melalui sumber daya XINGCHEN TokenHub untuk membentuk komunitas nilai Token bersama mitra global. Baca juga: onsemi akuisisi Synaptics senilai $7 miliar untuk percepat Physical AI Pada konektivitas, integrasi cloud-network menawarkan akses cloud satu titik, konektivitas berkecepatan tinggi dan cakupan luas untuk mendukung aliran Token berkecepatan tinggi dengan latensi rendah dan stabilitas tinggi. Untuk Vision Network, platform kolaboratif dibangun bersama lebih dari 30 mitra global, dengan implementasi di Oman, Uni Emirat Arab, dan kawasan Asia-Pasifik serta lebih dari 10 skenario pendaratan. Di ranah IoT, pemanfaatan eSIM dan platform manajemen AI+ memungkinkan layanan mencakup lebih dari 230 negara dan wilayah, termasuk cakupan One Card untuk Internet of Vehicles. Sementara itu, AI+ Digital Life memanfaatkan pengalaman domestik pada produk rumah pintar untuk membuka kerja sama internasional pada produk inti seperti eSurfing Smart Screen dan eSurfing Cloud Drive. Pendirian Aliansi Global dan Tata Kelola Lintas Batas Pada konferensi tersebut secara resmi diresmikan AI Token Global Service Ecosystem Alliance, yang digawangi oleh perusahaan penyedia daya komputasi, pengembang large model, dan pelaku aplikasi industri vertikal. Aliansi ini bertujuan membuka sinergi penuh pada alur AI Token dari produksi dan penjadwalan hingga aplikasi dan monetisasi. Aliansi diharapkan menciptakan jaringan layanan AI global yang terbuka, interoperabel, dan berbagi nilai, sekaligus mendukung tata kelola kepatuhan lintas batas yang diperlukan agar teknologi AI lanjutan dapat diimplementasikan ke pasar secara luas dan aman. Penghargaan Mitra dan Langkah Strategis Berikutnya Acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada mitra yang dinilai berkontribusi dalam kerja sama global, antara lain kategori OneGrowth Best Innovative Carrier Partner, Best Product Innovative Partner, Best Strategic Partner, dan Best Benchmark Partnership. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran mitra dalam perencanaan tata letak industri, pengembangan teknologi, dan ekspansi pasar luar negeri. Dalam pidatonya, Liu Ying—Executive Vice President China Telecom—menyatakan komitmen perusahaan untuk mengintegrasikan kapabilitas domestik yang matang dengan sumber daya cloud dan jaringan global demi memperkuat operasi internasional. John Hoffman, CEO GSMA, menyatakan pengakuan atas kontribusi China Telecom dan harapan untuk memperdalam kolaborasi guna membangun standar layanan Token yang seragam. China Telecom menegaskan akan melanjutkan pendekatan kerja sama yang berlandaskan “Co-Creation, Sharing, Co-Governance, dan Win-Win”, memperkuat fondasi komputasi, memperluas tulang punggung cloud-network, menginovasi inti kecerdasan, serta menjalin sinergi ekosistem untuk menjadikan AI Token sebagai pembawa nilai universal bagi ekosistem kecerdasan global. Baca juga berita lainnya: Mavenir Luncurkan Penjaminan Layanan Berbasis Agen untuk Operasi Jaringan Multivendor Langganan 5G Global Tembus 3,1 Miliar, Ericsson Prediksi 6,4 Miliar pada 2031 Navigasi pos onsemi akuisisi Synaptics senilai $7 miliar untuk percepat Physical AI Boom Tegak 82 3: Insinyur Zoomlion Bongkar Rahasia Keberhasilan Boom Tegak 82,3 Meter