Coach Tavares kembali menjadi sorotan setelah membeberkan hasil evaluasi tim Persebaya menjelang Piala Presiden. Dalam evaluasinya, ia menekankan perlunya peningkatan disiplin dan komitmen semua pemain untuk menjalankan skema permainan yang telah disiapkan pelatih. Pelatih itu juga mengingatkan sikap beberapa pemain yang dianggap ‘suka sembunyi’ saat situasi tertentu di lapangan, sebuah perilaku yang menurutnya harus segera dibenahi agar tim bisa tampil lebih konsisten di turnamen mendatang. Coach Tavares: Teguran untuk Pemain yang ‘Suka Sembunyi’ Dalam pembicaraan dengan jajaran tim pelatih dan pemain, Coach Tavares menegaskan bahwa perilaku individual yang menghindar dari tanggung jawab tak lagi bisa ditoleransi. Teguran tersebut bukan sekadar ungkapan kekecewaan, melainkan bagian dari proses penggemblengan untuk membangun mental juara dan membentuk karakter kolektif yang kuat. Intinya, pelatih meminta setiap pemain tampil proaktif dalam menjalankan peran masing-masing, tak hanya saat permainan berjalan lancar tetapi terutama ketika tim menghadapi tekanan. Menurutnya, disiplin dalam menjalankan instruksi taktikal menjadi kunci agar skema yang dirancang pelatih bisa berfungsi optimal. Evaluasi Tim Menjelang Turnamen Hasil evaluasi yang dibuka pelatih mencakup aspek taktik, fisik, dan mental. Coach Tavares mendorong agar semua pihak memahami bahwa persiapan jelang kompetisi bukan sekadar soal kebugaran, tetapi juga keseragaman pemahaman tata bermain serta kedisiplinan dalam menerapkan rencana pertandingan. Secara umum, evaluasi dimaksudkan untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki dan menentukan pola latihan yang lebih spesifik. Penggemblengan yang berlangsung dimaksudkan untuk mempersempit kesenjangan antara harapan pelatih dan realisasi di lapangan oleh para pemain. Baca juga: Persija Jakarta Ubah Rencana: Turunkan Skuad Terbaik di Piala Presiden 2026 Perbaikan Taktik dan Kedisiplinan Salah satu fokus utama yang disoroti adalah perbaikan penerapan taktik. Coach Tavares meminta agar pemain tidak hanya memahami skema, tetapi juga konsisten dalam menjalankannya, termasuk saat menghadapi situasi tak terduga dalam pertandingan. Hal ini mencakup peran tiap pemain, penempatan posisi, dan respon kolektif terhadap perubahan permainan lawan. Disiplin menjadi kata kunci yang terus diulang dalam sesi evaluasi. Pelatih menekankan bahwa tanpa disiplin taktik, skema apapun akan sulit diimplementasikan secara efektif. Oleh sebab itu, kegiatan latihan diarahkan untuk mengulang pola permainan hingga menjadi refleks, sehingga ketika tekanan datang pemain dapat bereaksi sesuai instruksi. Atmosfer Latihan dan Respons Pemain Suasana penggemblengan yang berlangsung digambarkan penuh intensitas, namun tetap bertumpu pada tujuan kolektif. Coach Tavares berupaya menjaga keseimbangan antara dorongan keras untuk memperbaiki kekurangan dan upaya membangun kepercayaan diri pemain agar tetap termotivasi menghadapi turnamen. Respons dari pemain terhadap teguran dan arahan pelatih menjadi elemen penting dalam proses ini. Pelatih berharap agar setiap individu mengambil tanggung jawab lebih besar untuk memperbaiki performa, sehingga tim secara keseluruhan menunjukkan peningkatan saat menghadapi lawan dalam kompetisi resmi. Dengan pendekatan tegas namun terstruktur, tim pelatih percaya penggemblengan ini dapat meminimalkan celah yang selama ini terlihat dan memperkuat identitas permainan Persebaya. Fokus yang jelas pada disiplin dan pemahaman skema diharapkan membawa dampak positif ketika pertandingan resmi dimulai. Meski teguran terhadap pemain yang ‘suka sembunyi’ terdengar keras, langkah tersebut dinilai perlu untuk menghadirkan profesionalisme yang lebih tinggi. Coach Tavares menegaskan bahwa perubahan sikap di lapangan harus dimulai dari kesadaran individu yang kemudian berujung pada keberhasilan kolektif. Ke depan, seluruh proses evaluasi dan latihan intensif ini menjadi tanda bahwa tim serius mempersiapkan diri. Perubahan-perubahan yang diterapkan tidak hanya bertujuan memperbaiki kekurangan teknis, tapi juga membentuk mental juang yang kuat agar siap bersaing dalam turnamen yang akan datang. Baca juga berita lainnya: Widodo Bicara Peluang PSIS Semarang Promosi ke Liga 1 usai Imbang 2-2 di Surabaya Mbappe Raja Gol: Kylian Mbappe Resmi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia Navigasi pos Persija Jakarta Ubah Rencana: Turunkan Skuad Terbaik di Piala Presiden 2026 Mengniu Hadirkan Paviliun Budaya China di Piala Dunia FIFA 2026