program kang iling - ilustrasi berita Program KANG ILING: Komut Pertamina Mochamad Iriawan Tinjau Implementasi dan…Komut Pertamina Mochamad Iriawan tinjau Program KANG ILING di AFT Juanda, Desa Kalanganyar, Sidoarjo, untuk memastikan TJSL berdampak bagi masyarakat.

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan meninjau Program KANG ILING yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kunjungan tersebut berlangsung di Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda, Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, Sidoarjo pada Rabu (1/7).

program kang iling - ilustrasi berita Program KANG ILING: Komut Pertamina Mochamad Iriawan Tinjau Implementasi dan…

Dalam peninjauan itu, Iriawan memastikan bahwa pelaksanaan program CSR yang dijalankan AFT Juanda memberikan manfaat dan berdampak bagi lingkungan sekitar serta masyarakat setempat. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memantau implementasi program TJSL secara langsung.

Program KANG ILING di AFT Juanda

Program KANG ILING tercatat sebagai inisiatif TJSL yang dilaksanakan oleh Aviation Fuel Terminal Juanda. Kegiatan peninjauan oleh Komisaris Utama bertujuan melihat langsung bagaimana program tersebut berjalan di lapangan, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan yang menjadi bagian dari korporasi.

Pelaksanaan program di desa yang menjadi lokasi terminal bahan bakar pesawat ini menjadi perhatian untuk memastikan program tidak hanya terencana, tetapi juga terealisasi sesuai sasaran yang diharapkan. Kehadiran pimpinan perusahaan pada saat peninjauan menjadi momen evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan di tingkat unit operasional.

Fokus pada Dampak dan Keberlanjutan

Salah satu hal yang ditekankan dalam peninjauan adalah kepastian bahwa program CSR memberi dampak nyata. Aspek keberlanjutan menjadi hal penting agar inisiatif yang dijalankan tidak bersifat sementara, melainkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas lokal dan lingkungan sekitar fasilitas operasional.

Memastikan dampak juga mencakup tindak lanjut dan mekanisme evaluasi yang memadai, sehingga setiap kegiatan TJSL dapat dipantau efektivitasnya. Peninjauan lapangan menjadi salah satu cara untuk mengidentifikasi kebutuhan penyesuaian dan perbaikan dalam rangka meningkatkan manfaat program bagi penerima manfaat.

Peran Unit Operasional dalam Pelaksanaan TJSL

Aviation Fuel Terminal Juanda sebagai pelaksana program memegang peran penting dalam implementasi TJSL. Unit operasional bertanggung jawab menjalankan program sesuai rencana, serta melakukan koordinasi dengan pihak terkait di tingkat lokal untuk menjamin keterpaduan pelaksanaan.

Pelaksanaan di tingkat terminal memungkinkan pemantauan langsung atas kegiatan yang dilaksanakan serta penilaian terhadap efektivitas penggunaan sumber daya CSR. Dalam konteks ini, kunjungan pimpinan perusahaan menjadi momen penguatan komitmen dan pengawasan terhadap kualitas pelaksanaan program di lapangan.

Pengawasan dan Tindak Lanjut

Kunjungan Komisaris Utama memberi penegasan mengenai pentingnya pengawasan dan tindak lanjut yang sistematis. Pemantauan berkala dan laporan implementasi menjadi bagian dari proses untuk menilai apakah program telah mencapai tujuan yang ditetapkan dan memberi manfaat sesuai harapan.

Dengan adanya peninjauan tersebut, harapannya pelaksanaan TJSL dapat terus diperbaiki sehingga kontribusi perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan dapat terwujud secara konsisten.

Signifikansi bagi Masyarakat Lokal

Peninjauan program CSR oleh pimpinan perusahaan membawa pesan penting terkait perhatian korporasi terhadap kondisi masyarakat sekitar wilayah operasional. Kegiatan semacam ini juga menjadi indikator bahwa perusahaan memandang serius tanggung jawabnya di ranah sosial dan lingkungan.

Masyarakat setempat di Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, menjadi pihak yang berpotensi merasakan dampak dari pelaksanaan program tersebut. Keberlanjutan dan kualitas pelaksanaan akan menentukan sejauh mana manfaat TJSL dapat dirasakan oleh komunitas setempat.

Rangkaian kegiatan pengawasan dan evaluasi yang terus dilakukan diharapkan mendorong terciptanya program CSR yang lebih terarah, transparan, dan berkelanjutan, sejalan dengan tujuan perusahaan untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.